Kenapa Pewaris Harta Pusaka Tinggi di Minangkabau Harus Perempuan ?

Sumber Gambar : https://www.saribundo.biz/pernah-dengar-harta-di-minang-diwariskan-pada-perempuan-ini-penjelasannya.html

Assalamualiaku Wr.Wb
Saya kembali untuk para pembaca, masih membahas seputar Minangkabau, saya menyampaikan ini hanyalah hasil belajar, mendengar dari pituah pituah dari orang tua orang tua minangkabau. semoga dapat dipahami dan jika ada komentar untuk tinggalkan di kolom yang telah sediakan.

Ada yang bertanya kepada saya kenapa pewaris harta pusaka di Minangkabau harus perempuan ? Jawaban singkat saya adalah karena kami menganut sistem Matrilineal(Garis Keturunan Ibu). Jawaban saya sudah tepat, namun kesempatan ini saya akan berikan penjelasan agar dapat dipahami bersama.

oke, lansung saja, seperti dengan jawaban saya diatas. Minangkabau menganut sistem kekerabatan menurut garis keturunan ibu atau disebut dengan sistem Matrilineal. Hal inilah yang mengharuskan pewarisan harta pusaka diminagkabau harus kepada perempuan.

Jika diwariskan kepada laki-laki maka harta pusaka yang dimiliki oleh suatu kaum di Minangkabau tidak akan dapat diwariskan lagi karena jika seseorang laki-laki di suatu kaum menikah dengan kaum lain maka anaknya akan mewarisi dari kaum pihak istrinya.

Apakah laki-laki minang kabau memiliki hak atas pusaka Tinggi di Minangkabau ? ada! laki-laki hanya memiliki hak pakai atas harta-harta tersebut.

Dengan alasan tersebut maka yang harus menerima harta warisan adalah perempuan, agar harta tidak berpindah ke kaum lain di Minagkabau.

Jenis Harta Pusaka Tinggi Yang diwariskan ;

  1. Tanah
  2. Rumah Gadang
Tanah yang diwariskan biasanya berupa kebun, ladang, sawah dan lain, dan pembagiannyapun dibagi kepada seluruh anak perempuan dengan jumlah yang sama atau dengan pembagian lain yang sesuai.

Bagaimana jika tidak ada anak perempuan ?

Baca Disini !

Semoga bermanfaat ! tinggalkan komentar dibawah.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Kenapa Pewaris Harta Pusaka Tinggi di Minangkabau Harus Perempuan ?"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel