Teknologi Informasi : Pekerjaan, Karir, dan Tantangan Teknologi

Istilah "teknologi informasi" dan "TI" banyak digunakan dalam bisnis dan bidang komputasi. Orang-orang menggunakan istilah ini secara umum ketika merujuk ke berbagai jenis pekerjaan yang berhubungan dengan komputer, yang kadang-kadang membingungkan artinya.

Teknologi Informasi

Apa itu Teknologi Informasi?

Sebuah artikel tahun 1958 di Harvard Business Review menyebut teknologi informasi sebagai terdiri dari tiga bagian dasar: pemrosesan data komputasi, dukungan keputusan, dan perangkat lunak bisnis. Periode waktu ini menandai awal TI sebagai area bisnis yang ditetapkan secara resmi; sebenarnya, artikel ini mungkin menciptakan istilah.

Selama beberapa dekade berikutnya, banyak perusahaan menciptakan apa yang disebut "departemen TI" untuk mengelola teknologi komputer yang terkait dengan bisnis mereka. Apa pun yang dikerjakan departemen ini menjadi definisi de facto Teknologi Informasi, yang telah berkembang seiring waktu. Saat ini, departemen TI memiliki tanggung jawab di bidang-bidang seperti dukungan teknologi komputer, jaringan komputer bisnis dan administrasi basis data, penyebaran perangkat lunak bisnis, dan keamanan informasi.

Baca Juga : Resmi Meluncur, Ini Keunggulan Intel Generasi Ke 10

Terutama selama booming dot-com pada 1990-an, Teknologi Informasi juga menjadi terkait dengan aspek komputasi di luar yang dimiliki oleh departemen TI. Definisi TI yang lebih luas ini mencakup bidang-bidang seperti pengembangan perangkat lunak, arsitektur sistem komputer, dan manajemen proyek.

Pekerjaan dan Karir Teknologi Informasi

Pekerjaan site posting biasanya menggunakan IT sebagai kategori dalam database mereka. Kategori ini mencakup berbagai pekerjaan di arsitektur, teknik, dan fungsi administrasi. Orang-orang dengan pekerjaan di bidang ini biasanya memiliki gelar sarjana dalam ilmu komputer dan / atau sistem informasi. Mereka juga dapat memiliki sertifikasi industri terkait. Kursus singkat dalam dasar-dasar IT juga dapat ditemukan online dan sangat berguna bagi mereka yang ingin mendapatkan beberapa paparan ke bidang sebelum berkomitmen untuk itu sebagai karier.

Karier di bidang Teknologi Informasi dapat melibatkan pekerjaan di atau memimpin departemen TI, tim pengembangan produk, atau kelompok penelitian. Keberhasilan dalam bidang pekerjaan ini membutuhkan kombinasi keterampilan teknis dan bisnis.

Masalah dan Tantangan dalam Teknologi Informasi


  1. Ketika sistem dan kemampuan komputasi terus berkembang di seluruh dunia, "kelebihan data" telah menjadi masalah yang semakin kritis bagi banyak profesional TI. Memproses data dalam jumlah besar secara efisien untuk menghasilkan intelijen bisnis yang berguna membutuhkan sejumlah besar kekuatan pemrosesan, perangkat lunak canggih, dan keterampilan analitik manusia.
  2. Keterampilan kerja tim dan komunikasi juga menjadi penting bagi sebagian besar bisnis untuk mengelola kompleksitas sistem TI. Banyak profesional TI bertanggung jawab untuk menyediakan layanan kepada pengguna bisnis yang tidak terlatih dalam jaringan komputer atau teknologi informasi lainnya, tetapi mereka yang tertarik hanya menggunakan TI sebagai alat untuk menyelesaikan pekerjaan mereka secara efisien.
  3. Masalah keamanan sistem dan jaringan merupakan perhatian utama bagi banyak eksekutif bisnis, karena setiap insiden keamanan berpotensi merusak reputasi perusahaan dan menghabiskan banyak uang.

Jaringan Komputer dan Teknologi Informasi

Karena jaringan memainkan peran sentral dalam pengoperasian banyak perusahaan, topik jaringan komputer bisnis cenderung terkait erat dengan Teknologi Informasi. Tren jaringan yang memainkan peran kunci dalam TI meliputi:

  1. Kapasitas dan kinerja jaringan: Popularitas video online telah sangat meningkatkan permintaan bandwidth jaringan baik di Internet maupun di jaringan TI. Jenis baru aplikasi perangkat lunak yang mendukung grafik yang lebih kaya dan interaksi yang lebih dalam dengan komputer juga cenderung menghasilkan jumlah data yang lebih besar dan karenanya lalu lintas jaringan. Tim teknologi informasi harus merencanakan dengan tepat tidak hanya untuk kebutuhan perusahaan mereka saat ini tetapi juga pertumbuhan masa depan ini.
  2. Penggunaan seluler dan nirkabel: Administrator jaringan TI sekarang harus mendukung beragam smartphone dan tablet selain PC dan workstation tradisional. Lingkungan TI cenderung membutuhkan hotspot nirkabel berkinerja tinggi dengan kemampuan roaming. Di gedung kantor yang lebih besar, penyebaran direncanakan dan diuji dengan cermat untuk menghilangkan titik mati dan gangguan sinyal.
  3. Layanan cloud: Sementara toko-toko TI di masa lalu memelihara server pertanian mereka sendiri untuk hosting email dan database bisnis, beberapa telah bermigrasi ke lingkungan komputasi awan di mana penyedia hosting pihak ketiga menyimpan data. Perubahan dalam model komputasi ini secara dramatis mengubah pola lalu lintas pada jaringan perusahaan, tetapi juga membutuhkan upaya yang signifikan dalam melatih karyawan tentang jenis aplikasi baru ini.

Berlangganan update artikel terbaru via email: